Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Juta Rakyat Iran Sambut Kembalinya Ayatollah Khomeini Setelah 14 Tahun Pengasingan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 01 Februari 2018 |06:00 WIB
Lima Juta Rakyat Iran Sambut Kembalinya Ayatollah Khomeini Setelah 14 Tahun Pengasingan
Foto: AFP
A
A
A

Ayatollah Khomeini secara terang-terangan menyatakan oposisinya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Iran (PM), Shahpur Bakhtiar. Dia menuding Pemerintah Iran masih berupaya membangkitkan rezim Shah Iran.

"Orang-orang ini mencoba mengembalikan rezim Shah terdahulu atau rezim lainnya. Saya akan menyerang dengan tinjuku di mulut pemerintah ini, mulai sekarang saya yang akan memberi membentuk pemerintahan," kata Ayatollah Khomeini seperti dilansir BBC.

Pidato tersebut ditanggapi oleh PM Bakhtiar dengan upaya menegaskan kekuasaan pemerintah dan membatasi pengaruh Ayatollah Khomeini. Hal itu dilakukan dengan memotong foto Khomeini dari siaran televisi dan menggelar parade militer besar-besaran di hari kedatangan sang imam.

Namun, pada akhirnya semua upaya itu gagal dan pada Juli 1979, Bakhtiar terpaksa melarikan diri ke Prancis setelah Pengadilan Revolusi Iran menjatuhkan vonis mati terhadap dirinya dan Keluarga Shah Iran. Pada 6 Agustus 1991, Bakhtiar dan sekretarisnya dibunuh di rumahnya di Suresnes, pinggiran Kota Paris, Prancis oleh pembunuh yang dikirim Iran.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement