nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dinkes Indramayu Hentikan Distribusi Obat Mengandung DNA Babi

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Senin 05 Februari 2018 16:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 05 525 1854971 dinkes-indramayu-hentikan-distribusi-obat-mengandung-dna-babi-ZfDpL53CdE.jpg Ilustrasi

INDRAMAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat melakukan pengawasan dan mengeluarkan surat edaran penghentian terkait peredaran dan distribusi obat-obatan yang mengandung DNA babi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

"Untuk pengawasan obat viostin DS dan enzyplex merupakan kewenangan BPPOM, kami hanya mengawasi distribusinya saja," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bone Koeswara, Senin (5/2/2018).

Menurutnya, kewenangan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu hanya mengawasi terkait distribusi maupun izin tempat yang mendistribusikannya seperti apotek, toko obat dan lainnya yang berada di Indramayu.

(Baca Juga: Pedagang yang Jual Obat Mengandung DNA Babi Akan Diproses Hukum)

"Terkait adanya temuan BPPOM tersebut kami akan mengeluarkan edaran kepada apotek/toko obat untuk menghentikan penjualannya dan akan mengawasi pelaksanaanya," katanya.

(Baca Juga: Polri Akan Bantu BPOM Berangus Peredaran Obat Mengandung DNA Babi)

Sedangkan, lanjutnya, untuk masyarakat ia mengimbau untuk menghentikan mengonsumsi obat-obatan tersebut sampai ada pengumuman lanjutan dari BPPOM lagi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini