nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Gerebek Pabrik Parfum Abal-Abal di Mangga Besar

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 16:58 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 07 338 1856139 polisi-gerebek-pabrik-parfum-abal-abal-di-mangga-besar-qp0d0diIhJ.jpg Polda Metro Jaya Menggerebek Pabrik Parfum Abal-Abal di Mangga Besar, Jakarta (foto: Badriyanto/Okezone)

JAKARTA - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek sebuah pabrik abal-abal yang ketahuan meracik dan memproduksi minyak wangi menyerupai parfum berbagai macam merek terkenal, di kawasan Jalan Mangga Besar 4G, Tamansari, Jakarta Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, saat dilakukan penggerebekan petugas juga berhasil mengamankan sebanyak 20 berikut pemiliknya berinisial HO alias J (38) yang tertangkap tangan saat memproduksi parfum abal-abal.

Pabrik Parfum Aba-Abal di Mangga Besar (foto: Badriayanto/Okezone)

(Baca Juga: Waspada, BBM Oplosan Jenis Pertalite Banyak Beredar di Indramayu)

"Pelaku produksi suatu jenis parfum berbagai merek, isinya tidak sesuai dengan standar. Misal ada cairan methanol maksimal ada 5 persen itu isinya ada 26 persen, jadi bisa membahayakan pemakai," kata Argo di Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (7/2/2018).

Di sebuah rumah kontrakan dua lantai itu, petugas langsung menyegel bahan baku yang diantaranya berupa biang parfum dan alkohol, alat produksi, ribuan botol berbagai macam merek parfum terkenal, baik yang masih kosong maupun yang sudah siap edar dalam bentuk paket.

Argo menjelaskan, pelaku memanfaatkan sedikit pengetahuannya saat bekerja di sebuah outlet parfum resmi. Ia mencampur biang parfum dengan alkohol berdasarkan ukuran yang sama atau 50 persen, kemudian diberi pewarna kertas untuk menyesuaikan dengan parfum yang dibajak.

"Kemudian dimasukkan ke dalam botol dan dikemas menggunakan pembungkus bekas berbagai merek parfum terkenal dan diedarkan kepada konsumen melalui sistem penjualan langsung maupun online," tuturnya.

(Baca Juga: Baru 1 Bulan, Pemalsu Aqua Galon Raup Untung Rp81 Juta)

Dengan kelihayaan pelaku, parfum bajakan itu sudah berhasil beredar hingga hampir ke seluruh wilayah di Indonesia. Selain di kawasan pulau Jawa, ribuan botol itu didistribusikan ke Kalimantan, Sumatera Barat dan Sulawesi Tenggara.

Pabrik Parfum Aba-Abal di Mangga Besar (foto: Badriayanto/Okezone)

"Pelanggan itu sudah 5 ribu orang selama 3 tahun, omset mencapai 36 milliar selama 3 tahun," pungkasnya.

Pelaku dijerat Pasal 197 junto Pasal 106 dan atau Pasal 196 junto Pasal 98 Ayat 2 dan 3 dan atau Pasal 198 junto Pasal 108 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, serta Pasal 62 Ayat 1 junto Pasal 8 Ayat 1 huruf A dan D UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini