2 Beruang Madu dari Kalimantan Diterbangkan ke Sragen

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 13:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 07 340 1856002 2-beruang-madu-dari-kalimantan-diterbangkan-ke-sragen-ZkExNdD6Q5.jpg Dua beruang madu dari Kalimantan diterbangkan ke Sragen (Foto: Sigit/iNews)

KOTAWARINGIN BARAT - Tepat pukul 12.35 WIB, dua ekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) serahaan warga Dusun Suayap, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng diangkut menggunakan pesawat CN 295 milik TNI AU Skadron 2 Halim dari Lanud Iskandar Pangkalan Bun menuju Bandara Adi Sumarmo, Solo.

Menurut Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Pnb Ade Fitra, TNI AU turut membantu pemerintah khususnya BKSDA Kalteng dalam proses translokasi binatang dilindungi tersebut.

“Kebetulan ada pesawat kami dari Banjarmasin yang mendarat di Lanud Iskandar dan akan menuju Lanud Adi Sumarmo Solo, jadi sekalian kita angkut dua beruang madu tersebut bersama pertugas BKSDA Kalteng yang mendampingi,” ujar perwira menengah TNI AU ini, Rabu (7/2/2018).

Apalagi, lanjut dia, yang dibawa adalah binatang dilindungi dan dibawa oleh petugas yang berwenang, dalam hal ini BKSDA Kalteng. “Kalau yang membawa mereka (BKSDA) pasti legal, jadi kita harus mendukung dan membantu kelancaran translokasi.”

Sesuai rencana, kedua beruang madu ini akan ditranslokasi oleh BKSDA Kalimantan Tengah ke Kabupaten Sragen Jawa Tengah.

“BKSDA Kalimantan Tengah menyerahkan sepasang Beruang Madu (Helarctos malayanus) berumur 5 tahun jantan 80 kg dan 4 tahun betina 60 kg dengan kondisi jinak ke PT. Dayu Alam Asri, sebuah lembaga konservasi yang telah terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berlokasi di Sragen, Jawa Tengah,” ujar Kepala BKSDA Kalteng, SKW 2 Pangkalan Bun, Agung Widodo.

Agung menjelaskan, sepasang beruang tersebut merupakan hasil penyerahan dari masyarakat Dusun Suayap Desa Kumpang Kabupaten Kotawaringin Barat pada 2 September 2017. Sebelumnya pihak nDayu Park mengirimkan surat permohonan translokasi 2 (dua) ekor beruang madu untuk tambahan koleksi satwa sebagai materi pendidikan bagi masyarakat khususnya terkait satwa yang dilindungi.

“Setelah disetujui oleh Dirjen KSDAE pada Desember 2017 maka pihak BKSDA Kalimantan Tengah menindaklanjutinya dengan menyerahkan sepasang beruang madu ini.”

Ia melanjutkan, Kondisi satwa yang sudah jinak tidak memungkinkan untuk dilepasliarkan kembali ke alam, sehingga dipilih alternatif pemanfaatan sebagai satwa koleksi untuk edukasi dan mendukung perkembangbiakan ex-situ.

“Pertimbangan lainnya adalah dikarenakan pihak BKSDA Kalimantan Tengah terkendala teknis pengelolaan yaitu ketersediaan kandang dan tenaga medis. Oleh karena itu agar kesejahteraan satwa lebih terjamin maka sepasang beruang tersebut diserahkan ke pihak nDayu Park,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini