JAKARTA – Moratorium pengiriman tenaga kerja (TKI) ke Arab Saudi secara resmi berlaku sejak Mei 2015. Akan tetapi, pada faktanya masih banyak TKI yang masuk secara ilegal ke Arab Saudi lewat berbagai jalur, salah satunya adalah mengakali visa umroh.
“Kita berupaya menutup semua lubang kemungkinan yang terjadi. Akan tetapi, setiap kali kita tutup, ada cara lain yang ditemukan, salah satunya lewat umroh,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, dalam press briefing mingguan, Kamis (22/2/2018).
“Mereka datang dengan visa umroh lewat paket perjalanan, tetapi sesampainya di sana malah menghilang. Sulit sekali bagi kita untuk mengecek dan mencari kalau hilang,” imbuh pria yang akrab disapa Tata itu.
BACA JUGA: Moratorium TKI ke Arab Saudi Dinilai Diskriminatif, Begini Jawaban BNP2TKI
Arrmanatha mengatakan, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus bekerja keras dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kementerian Agama, dan Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI) untuk mengatasi hal tersebut. Ia mengakui, memang tidak mudah untuk menutup 100% setiap celah yang ada.