Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diawali Pesta Bakar Batu, Jhon Wempi Serap Aspirasi Banyak Suku di Yahukimo

Edy Siswanto , Jurnalis-Kamis, 01 Maret 2018 |22:44 WIB
Diawali Pesta Bakar Batu, Jhon Wempi Serap Aspirasi Banyak Suku di Yahukimo
John Wempi saat berkampanye di ribuan masyarakay Yahukimo (Foto: Okezone)
A
A
A

Sekretaris Pemenangan Papua Cerdas (JOSUA), Natan Pahabol mengungkapkan kepada masyarakat, agar tak lagi di bohongi oleh calon yang kerab memberikan janji manis.

“Kita harus memilih calon yang tepat dan mau mengunjungi kita, bahkan memperhatikan pembangunan di daerah ini. Pasangan JOSUA melalui JWW, selama ini kerab memperhatikan masyarakat Yahukimo yang ada di Korowai. Nah itu dilakukannya, tanpa harus diminta. Lalu, sudah ada orang yang rela memberikan waktu, materi dan pikiran, serta kerendahan hatinya memperhatikan kita, maka tak perlu lagi kita cari calon yang lain,” ungkapnya.

Natan juga menyampaikan, selama ini suku-suku berasal dari Sentani, Biak, Serui dan Dani sudah menjadi Gubernur Papua, namun dari Yali atau Hubla belum pernah mendapat kesempatan.

“Ini menjadi momentum untuk membawa Pasangan JOSUA yang berasal dari Yali dan Hubla untuk memimpin Provinsi Papua melalui Wempi Wetipo. Maka dari itu, mari kita sepakat untuk ikat suara dan diberikan kepada Pasangan JOSUA,” ujarnya.

Sementara itu, Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo merasa suka cita atas dukungan masyarakat Yahukimo terhadapnya. Apalagi, Kabupaten Yahukimo menjadikan hak suaranya sebagai mas kawin atas pemekaran yang diberikan Kabupaten Jayawijaya.

“Kabupaten Jayawijaya adalah mama dari tujuh kabupaten pemekaran di Pegunungan Tengah Papua, salah satunya Yahukimo. Nah, daerah ini harus menjadi contoh bagi kabupaten lainnya. Kedepan saya juga akan meminta mas kawin dari daerah lain, seperti Yalimo, Nduga, Tolikara, Lanny Jaya, Mambramo Tengah dan Pegunungan Bintang,” katanya.

Wempi Wetipo mengungkapkan bersama Habel Melkias Suwae, telah memikirkan konsep pembangunan yang melibatkan para tokoh-tokoh adat. Sebab, tanpa peran adat, sungguh mustahil pembangunan bisa berjalan lancar.

“Seperti di Yahukimo, mereka membutuhkan sekretariat. Kalau saya terpilih, tentu akan saya realisasikan segera, termasuk di daerah lain, akan kita lihat mana daerah yang belum memiliki kantor. Disamping itu, kita juga akan melihat sisi anggaran untuk mereka gunakan sebagai operasional,” pungkasnya.

Didepan ribuan massa, Wempi Wetipo juga memaparkan tentang konsep “Papua Cerdas”, yakni pembangunan Kantor Gubernur di lima wilayah adat, rumah “Papua Cerdas”, pembagian dana Otsus ke masing-masing Distrik dan Kampung, pemberian pendidikan gratis khusus pada kalangan Mahasiswa.

“Dalam visi misi “Papua Cerdas”, sangat besar. Nanti, kita akan sampaikan secara detail kepada masyarakat melalui buku saku, agar masyarakat bisa membaca dan menagih janji kami ketika terpilih,” lugasnya.

Sebatas diketahui, Kabupaten Yahukimo memiliki 51 Distrik dan 517 Kampung, dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) kurang lebih 300.000 orang atau DPT terbesar no dua setelah Kota Jayapura untuk daerah di Provinsi Papua.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement