nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diteror KKSB, Pilkada di Kabupaten Nduga Diundur

Edy Siswanto, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 18:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 27 340 1914792 diteror-kksb-pilkada-di-kabupaten-nduga-diundur-slY8zzEFDt.jpg Foto Ilustrasi Okezone

NDUGA - Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018-2023 di wilayah Kabupaten Nduga tidak berjalan baik. Karena keamanan pencoblosan beberapa Distrik diundur.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi A.M Kamal membenarkan hal tersebut, karena pencoblosan tersebut perihal keamanan.

"Diundurnya pencoblosan di daerah ini karena kondisi situasi keamanan yang belum memungkinkan. Aksi penembakan oleh KKSB di wilayah ini masih terjadi, dan tadi juga ada letusan. Beberapa rentetan terus mereka lari, namun dikejar tidak ketemu," ungkap Kamal, Rabu (27/6/2018).

Masalah lain adalah logistik ke distrik-distrik yang urung terdistribusi. Maskapai yang akan melakukan droping memilih tidak melakukan penerbangan jika kondisi keamanan belum memungkinkan.

 PEMILU

"Rencananya kita akan kirim logistik ke distrik-distrik, namun karena pihak penerbangan sebagai pihak ketiga khawatir dengan kondisi ini maka tertunda. Ditambah komisioner KPU tidak ada ditempat maka tertunda di beberapa Distrik," ungkapnya.

Kamal menyebut hanya tiga distrik yang dilakukan pemungutan suara. Sementara sisanya belum dan diupayakan dalam waktu dekat.

"Tadi komisioner KPU sudah ditelefon Kapolres untuk terbang ke Nduga. Karena mereka tadi ada di Wamena. Dan dengan Helikopter sore tadi komisioner sudah berada di Nduga sekarang. Kita harap satu dua hari sudah dilakukan pemungutan suara," katanya.

Sementara untuk logistik kata Kamal, sebagian masih belum terdistribusi di Kabupaten Nduga. Sisanya ada di Wamena. "Belum seluruhnya terdistribusi, hanya sebagian,"tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini