nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Koster Akan Bangun Kawasan Ekonomi Terpadu Pesisir Pantai

Nurul Hikmah, Jurnalis · Rabu 07 Maret 2018 22:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 07 340 1869423 koster-akan-bangun-kawasan-ekonomi-terpadu-pesisir-pantai-L7R7hLQmFc.jpg Wayan Koster di Pekraman Sesetan, Denpasar-Bali (foto: Ist)

DENPASAR - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster tinjau kawasan Suwung, Desa Pekraman Sesetan, Denpasar terkait penataan dan kesulitan akses di Pantai Pemelisan yang sekaligus tempat muara aliran Tukad Rangda.

Padahal kawasan tersebut, sudah sejak dahulu menjadi kawasan suci yang digunakan oleh warga Desa Adat Sesetan dan sekitarnya sebagai tempat melasti dan penganyutan (membuang sisa abu pembakaran jenasah), juga tambatan kapal nelayan tradisional.

(Baca Juga: Ribuan Warga Desa Adat Kerobokan Deklarasikan Dukung Koster-Ace)

Tokoh masyarakat Sesetan Nyoman Nirka mengatakan, kawasan yang dulunya tempat menyeberang menuju Pura Sakenan ini, seiring waktu mengalami perubahan yang cenderung merusak kelestarian lingkungan alam sekitarnya.

Bahkan menurutnya, saat ini lokasi tersebut menjadi tempat pembuangan sampah. “Sekarang kalau air surut seperti saat ini, kedalamannya mencapai dua setengah meter. Dan saudara-saudara kami di Sidakarya sudah tidak kebanjiran lagi,"katanya di Denpasar, Rabu (7/3/2018).

Selain itu untuk menjaga kelesatarian lingkungan alam sekitar sebagai hutan bakau, pihaknya telah menanam berbagai tanaman. Dia mengaku menata dan dengan biaya sendiri, termasuk membangun bale piasan yang digunakan sebagai tempat banten bagi krama yang sedang melakukan upacara nganyut.

Dia mengatakan, untuk merealisasi itu semua terkendala sejumlah kebijakan pemerintah. Salah satunya untuk membangun akses jalan yang memerlukan izin menggunakan lahan Tahura.

Pihaknya bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat berharap agar Cagub Wayan Koster bersedia membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. "Kami minta Pak Koster bisa membantu menyelesaikan permasalahan kami ini,"ungkap Koster.

"Saya yang pertama pasang badan kalau ada yang mengahalangi, apalagi ini terkait menjaga kelestarian kawasan suci serta adat budaya Bali," sambungnya.

(Baca Juga: Optimis Menang, Ribuan Warga Kota Denpasar dan Gianyar Dukung Koster-Ace di Pilgub Bali)

Menurutnya, sesuai dengan kosep pembangunan Bali Koster-Ace yakni "Nangun Sad Kertih Loka Bali.” Di mana dalam konsep ini adalah bertujuan menjaga keseimbangan alam, menjaga kelestarian adat, seni dan budayanya untuk kesejahteraan masyarakat Bali.

"Nanti kami bantu kembangkan juga menjadi sebuah kawasan ekonomi terpadu pesisir pantai. Nanti bila perlu saya undang Menteri Kelautan kemari," terangnya.

Dengan begitu menurut pihaknya, kelestarian alamnya terjaga, juga kelestarian adat seni dan budaya Bali terus terawat dengan baik.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini