Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Harapan John Wempi dan Petani Kopi Wamena

Edy Siswanto , Jurnalis-Jum'at, 09 Maret 2018 |13:41 WIB
Harapan John Wempi dan Petani Kopi Wamena
John Wempi diskusi dengan petani kopi Wamena. Foto Okezone/Edy Siswanto
A
A
A

“Tanam kopi memiliki umur yang panjang hingga 30 tahun. Jika tanam kopi dimulai saat anak kita masih TK, maka hingga biaya kuliah, bisa dilakukan dengan uang dari hasil panen kopi,” jelas Wempi.

Saat ini yang menjadi masalah adalah rendahnya harga kopi di bawah rata-rata, hingga menyebabkan masyarakat malas kembali untuk menanam kopi.

“Harga yang ditawarkan per kilogram kopi saat panen bisa Rp 45 ribu hingga Rp 60 ribu,” kata Wempi.

Ke depan, pemerintah perlu memberikan dana tambahan untuk mendorong petani kopi lebih mengembangkan hasil panennya. Dana tambahan tersebut bisa bersumber dari dana otonomi khusus (otsus), melalui pemberian bantuan bibit, bantuan alat pembukaan lahan, lalu bagaimana masyarakat bisa mengembangkan usaha yang lebih luas lagi.

“Itulah makanya kita datang untuk melihat petani kopi, sehingga jika atas kehendak Tuhan, saya terpilih menjadi gubernur Papua, pasti akan kami programkan untuk pengembangan petani kopi di daerah pengunungan Papua,” ujarnya.

Harapan Petani

Mentara Maximus Lany mengatakan bahwa membudidayakan kopi Wamena cukup menjanjikan, meski kesabaran sangat dibutuhkan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement