nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump: Kesepakatan dengan Korea Utara Berkah bagi Dunia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 10 Maret 2018 12:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 10 18 1870679 trump-kesepakatan-dengan-korea-utara-berkah-bagi-dunia-a5xGHTuLIp.jpg Presiden Amerika Serikat Donald John Trump (Foto: Joshua Roberts/Reuters)

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald John Trump, memuji kesepakatan yang terjalin antara dirinya dengan Korea Utara. Pria asal New York itu yakin, pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un pada Mei mendatang akan sangat baik bagi dunia.

“Kesepakatan dengan Korea Utara sedikit banyak sedang dijalin dan akan, jika terselesaikan, memiliki dampak yang baik bagi dunia. Waktu dan tempat sedang ditentukan,” kicau Presiden Donald Trump lewat akun Twitter, Sabtu (10/3/2018).

Namun, sikap itu banyak menimbulkan kecaman. Trump dinilai hanya akan membuat posisi Kim Jong-un semakin tinggi. Gedung Putih memastikan bahwa orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu tidak akan bertatap muka dengan Jong-un kecuali Pyongyang mengambil tindakan konkret.

“Presiden tidak akan menggelar pertemuan tanpa melihat adanya langkah dan tindakan konkret oleh Korea Utara. Jadi, Presiden sesungguhnya akan mendapatkan sesuatu,” ucap juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, mengutip dari Reuters.

BACA JUGA: Trump Siap Bertemu Kim Jong-un pada Mei 

Kabar pertemuan antara kedua tokoh yang beberapa waktu lalu saling berperang kata-kata itu diungkapkan pertama kali oleh Direktur Keamanan Nasional Korea Selatan, Chung Eui-yong. Utusan Khusus Presiden Moon Jae-in itu menyampaikan pesan dari Kim Jong-un kepada Donald Trump di Gedung Putih, Washington, pada Kamis 8 Maret.

“Kim berjanji bahwa Korea Utara akan menahan diri dari uji coba nuklir atau rudal lagi. Dia mengungkapkan keinginannya untuk bertemu Presiden Trump sesegera mungkin,” urai Chung Eui-yong dalam konferensi pers di Gedung Putih.

BACA JUGA: Presiden Korsel Puji Kesepakatan Pertemuan Trump dengan Kim Jong-un 

Sebelum bertandang ke Amerika Serikat, Chung bersama delegasi Korea Selatan melakukan lawatan ke Pyongyang, Korea Utara. Para utusan khusus itu bertemu dengan Kim Jong-un guna menyampaikan pesan khusus dari Presiden Moon Jae-in. Sepulang dari Korea Utara, Chung Eui-yong ditugaskan menerangkan hasil rapat kepada AS, sementara Suh Hoon, Kepala Badan Intelijen Korsel (NIS), ditugaskan menyampaikan hasil pertemuan kepada China dan Jepang.

Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres memuji rencana pertemuan antara Trump dengan Kim Jong-un. Pria asal Portugal itu mendukung penuh segala bentuk langkah damai menuju denuklirisasi di Semenanjung Korea yang sesuai dengan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini