nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunakan Potongan Kaki untuk Bantal Pasien, 2 Dokter di India Ditahan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 03:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 12 18 1871569 gunakan-potongan-kaki-untuk-bantal-pasien-2-dokter-di-india-ditahan-zxooC3bolD.jpg Potongan kaki pasien yang baru saja diamputasi malah dijadikan sandaran kepala (Foto: Twitter)

JHANSI – Otoritas India menahan dua orang dokter yang tertangkap basah menjadikan potongan kaki yang baru diamputasi sebagai bantalan bagi pasien di sebuah rumah sakit milik pemerintah di Jhansi, Negara Bagian Uttar Pradesh. Otoritas terkait berjanji akan menyelidiki kasus tersebut secara menyeluruh.

Foto insiden mengerikan itu menyebar dengan cepat di media sosial di India. Para pengelola rumah sakit berjanji akan melakukan tindakan tegas untuk mencegah agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

“Kami sudah membentuk komite beranggotakan empat orang untuk mencari tahu siapa yang menaruh potongan kaki itu di bawah kepala pasien. Tindakan tegas akan diambil jika staf kami terbukti melakukan kesalahan,” ujar Kepala Rumah Sakit Maharani Laxmibai, Sadhna Kaushik, dinukil dari Asia One, Selasa (13/3/2018).

Pasien tersebut diketahui bernama Ghanshyam. Pria berusia 28 tahun itu luka parah usai mengalami kecelakaan saat menumpang bus. Kerabat pasien menuturkan, staf rumah sakit menolak permintaan Ghanshyam untuk sebuah bantal guna menyandarkan kepalanya.

“Ketika kami sampai di rumah sakit, kami melihat kakinya digunakan sebagai bantalan kepala. Saya berulang kali meminta dokter untuk menangani, tetapi mereka menolak,” kata Janaki Prasad. Ia menambahkan, keluarga akhirnya harus membeli bantal bagi pasien dari pasar terdekat.

Kesaksian berbeda disampaikan Kaushik. Ia menuding pihak keluarga pasien yang menaruh potongan kaki itu sebagai bantalan. Sebab, pasien sudah diberikan perhatian medis dengan cukup cepat usai kecelakaan.

“Dokter mencari sesuatu agar posisi kepala pasien sedikit terangkat. Kerabat pasien lah yang menggunakan salah satu potongan kaki,” ucap Sadhna Kaushik.

Rumah sakit-rumah sakit milik pemerintah di India terkadang memang tidak memiliki perlengkapan yang memadai, tidak memperoleh dana bantuan yang cukup, dan bahkan sering kekurangan tempat tidur. Negara Bagian Uttar Pradesh yang dihuni 200 juta penduduk, merupakan salah satu wilayah paling miskin di India. Antrean pasien adalah hal yang lazim meski hanya membutuhkan perawatan kecil.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini