Oknum Guru di Sergai Tega Hukum Siswanya Jilat WC Hingga 12 Kali

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 18:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 340 1872795 oknum-guru-di-sergai-tega-hukum-siswanya-jilat-wc-hingga-12-kali-AB6CcJqtMD.jpg Lokasi sekolah tempat MBP dihukum jilati WC (Foto: Ist)

MEDAN - Seorang guru di Sei Rampah, Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, sampai hati menyuruh siswanya menjilat WC sekolah. Perintah itu disampaikan sang guru sebagai hukuman, lantaran si murid yang tak mematuhi perintahnya.

Informasi yang dihimpun, oknum guru tersebut berinisial RM. Sementara korbannya MBP, siswa kelas IV. Peristiwa itu terjadi di SD Negeri 104302 di Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, pada saat jam sekolah berlangsung, Jumat 9 Maret 2018 lalu.

Aksi tak pantas itu bermula dari sang guru yang memerintahkan para muridnya untuk membawa tanah humus atau kompos, untuk tanaman bunga di sekolah mereka. Namun MBP tidak membawanya.

Sang guru yang marah kemudian menyuruh MBP untuk menjilat WC hingga 12 kali. Namun MBP tak sanggup dan hanya mampu menjalankan perintah sang guru sebanyak 4 kali, dan langsung muntah.

“Saya baru tahu kemarin dari teman anak saya. Anak saya disuruh menjilat WC sebanyak 12 kali hanya karena tidak bawa tanah humus yang disuruh gurunya. Kami kecewa sekali, marah, sakit hati, campur aduklah semua. Ini sangat tidak pantas. Kami ingin gurunya itu dihukum,”jelas SH, ibu dari MBP, Rabu (14/3/2018).

SH sebenarnya tak keberatan jika anaknya diberikan hukuman oleh guru di sekolah, selagi hukuman yang diberikan bertujuan untuk mendidik sang anak. Bukan untuk tujuan menyakiti, apalagi tergolong hukuman yang tidak berprikemanusiaan.

“Kalau memang mau dihukum, apa nggak ada hukuman lain? Kalau disuruh cuci WC, disetrap saya terima. Tapi ini kan sudah keterlaluan, nggak berperikemanusiaan,” tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini