nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswa Tewas saat MOS, SMA Taruna Indonesia Palembang Terancam Ditutup

Melly Puspita, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 11:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 19 610 2080930 siswa-tewas-saat-mos-sma-taruna-indonesia-palembang-terancam-ditutup-ibUl7MZ7od.jpg Ilustrasi Kasus Penganiayaan (foto: Shutterstock)

PALEMBANG - Aksi penyiksaan oleh pembina SMA Taruna Indonesia Palembang hingga menyebabkan salah satu siswa meninggal dunia saat menjalani Masa Orientasi Siswa (MOS) membuat SMA tersebut terancam ditutup.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Widodo. Dia pun geram karena pihak sekolah tidak memperhatikan aturan dari kementerian dan komitmen bersama tentang MOS.

Baca Juga: Tewas saat MOS, Siswa SMA Taruna Palembang Dipukul Pembina Pakai Bambu 

"Jika penerapan kekerasan di SMA Taruna Indonesia Palembang ini sifatnya terstruktur, ada pembiaran dan kesengajaan, Disdik Sumsel memastikan akan memproses sekolah ini agar tidak beroperasi lagi atau ditutup," kata Widodo kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).

"Saya awalnya tidak yakin ada kekerasan. Tapi Kapolda Sumsel menguak hal tersebut dengan hasil visum. Saya sesali kepana tidak memperhatikan aturan dari kementerian dan komitmen bersama," sambungnya.

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Menurut dia, Dinas Pendidikan Sumatera Selatan sudah membentuk tim inventigasi untuk mencaritahu lebih detail soal kronologis kasus ini yang sebenarnya. "Kami sudah menginterogasi pihak sekolah, tersangka, para siswa dan saksi-saksi," ucap Widodo.

Dari hasil invetigasi ini, jika benar ada tindak kekerasan, Disdik Sumsel akan restrukturisasi supaya tidak ada lagi peluang kekerasan terjadi di lingkungan sekolah.

“Meskipun kekerasan itu sifatnya ‘masuk akal’, lebih baik tidak usah, itu (sanksi) yang paling ringan, (Penutupan Sekolah- Red),” tutur Widodo.

Sebelumnya, Sabtu 13 Juli 2019, salah satu siswa SMA Taruna Indonesia Palembang bernama Delwyn Berli (15) meninggal dunia dengan luka lebam disekujur tubuh saat mengikuti MOS. Dari hasil visum, didapati ada luka fatal bekas pukulan benda tumpul di kepala yang diketahui berasal dari pukulan bambu.

Baca Juga: Pembina MOS Sekolah Taruna Indonesia Palembang Ditetapkan sebagai Tersangka 

Salah satu pembina Sekolah Taruna Negara Indonesia Palembang, berinisial OB ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Palembang karena terbukti sebagai pelaku kekerasan yang menyebabkan kematian Delwyn.

Selain Delwyn, diketahui ada satu siswa lagi yang diduga menjadi korban perpeloncoan di SMA Taruna Indonesia Negara Indonesia Palembang. Kondisi korban yang diketahui bernama Wiko ini masih di kritis dan dirawat di Rumah Sakit Charitas Palembang.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini