nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembina MOS Sekolah Taruna Indonesia Palembang Ditetapkan sebagai Tersangka

Melly Puspita, Jurnalis · Senin 15 Juli 2019 21:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 15 610 2079292 pembina-mos-sekolah-taruna-indonesia-palembang-ditetapkan-sebagai-tersangka-IAdSZpQHO3.jpg Ilustrasi Penangkapan (foto: Shutterstock)

PALEMBANG - Polresta Palembang menetapkan Obi Frisman (24) pembina MOS (Masa Orientasi Siswa) di SMA Taruna Indonesia Palembang, dalam kasus tewasnya Beli Julianto (14) saat mengikuti MOS, Sabtu 13 Juli 2019 lalu.

Setelah menetapkan sebagai tersangka, Polresta Palembang menggelar perkara di SMA Taruna Indonesia Palembang didampingi oleh unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang, Senin (15/07/2019).

Baca Juga: Siswa SMA Taruna Palembang Meninggal saat MOS, Ada Luka Lebam di Sekujur Tubuh 

Dengan wajah lesu dan memakai baju tahanan, Obi mengaku hanya memukul korban di bagian pipi. "Iya saya memukul korban tapi hanya di bagian pipi," ujar Obi kepada awak media.

Sejauh ini, Polresta Palembang telah memeriksa 8 orang saksi terkait meninggalnya Beli Julianto. Selain pembina MOS, Polisi juga memeriksa teman satu regu dan kakak tingkat korban yang ada di lokasi kejadian.

Ilustrasi (foto: Okezone) 

Diketahui, Delwin Beli Julianto, Siswa Kelas X (Sepuluh) SMA Taruna Indonesia Palembang, Sumatera Selatan, meninggal dunia diduga akibat kekerasan yang dialaminya saat Masa Orientasi Siswa (MOS) yang diselenggarakan, pada Sabtu 13 Juli 2019.

Jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan autopsi. Dari keterangan pihak rumah sakit Bhayangkara Palembang, korban mengalami luka memar di sekujur tubuhnya yakni memar di bagian kepala, dada, tangan dan kaki.

Menurut dr Indra, Tim dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang memar yang ada di tubuh korban diakibatkan benda tumpul.

"Dari pemeriksaan tadi kita dapati memang ada kekerasan pada kepala, juga pada dada kemudian di tangan, dan kaki. Itu ada legam, memar di Kepala, punggung,dada, tangan dan kaki," ucap dr Indra Kepala Dept Forensik RS Bhayangkara Palembang.

Baca Juga: Siswa SMA Taruna di Palembang Tewas Usai MOS, Pengawasan Pihak Sekolah Disorot 

Keluarga korban mengetahui Beli tewas saat dihubungi oleh pihak sekolah pada Sabtu Dini Hari. Namun saat menghubungi keluarga Beli, pihak sekolah tidak memberitahukan penyebab kematian Beli.

Menurut keluarga Beli, sebelum MOS beli sudah diperiksa kesehatan terlebih dahulu dan dinyatakan dalam keadaan sehat. "Pihak sekolah menghubungi keluarga bahwa Beli sudah meninggal. Tetapi tidak memberitahukan apa penyebabnya, padahal sebelum MOS di sekolah sudah diperiksa kesehatannya dulu," ucap Tatang paman korban.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini