nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Wakapolda Sumut Tewas, Polisi Selidiki Kaus dengan Bercak Darah Korban

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 01:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 519 1872925 mantan-wakapolda-sumut-tewas-polisi-selidiki-kaus-dengan-bercak-darah-korban-hCEYMDQLsH.jpg Polisi melakukan olah TKP di kediaman mantan Wakapolda Sumut Kombes (Purn) Agus Samad di kawasan Bukit Dieng Permai, RT 9 RW 5, Kota Malang. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

MALANG – Kepolisian masih belum menemui titik terang mengungkap kematian purnawirawan Wakapolda Sumatera Utara. Terhitung sudah 18 hari sejak korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya kawasan Bukit Dieng Permai Blok MB Nomor 9, Kota Malang, pada Sabtu 24 Februari 2018.

Meski dugaan kuat, kematian korban karena patahnya tulang rusuk hingga menembus jantung. Namun, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah korban dibunuh atau bunuh diri.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil tes DNA oleh Labfor (Laboratorium) Mabes Polri.

"Kami masih menunggu hasil Labfor Polda Jatim dan tes DNA dari Mabes Polri," tutur Asfuri saat ditemui Rabu (14/3/2018).

Ia menambahkan tes DNA dilakukan ke pakaian korban dan tali rafia yang terikat ke kaki kanan korban. Pihaknya berharap ada hasil yang bagus dari tes DNA tersebut supaya kematian eks Wakapolda Sumatera Utara Kombes Pol Agus (Purn) Agus Samad bisa terungkap.

"Ya kemungkinan di sana ada sidik jari. Semoga bisa keluar hasilnya," ujar Kapolres Malang Kota.

Pihaknya juga masih menyelidiki temuan berupa kaus yang ada bercak darah dan muntahan dari salah satu ruangan kamar di rumah korban. Namun, ia enggan menjelaskan secara gamblang temuan itu.

" Ya kaus itu milik korban. Diduga darah itu juga milik korban. Tapi, lain-lain silakan langsung ke Kabid Humas Polda Jatim," tambahnya.

Pihak kepolisian hingga kini juga tengah memeriksa sejumlah saksi dari keluarga dan kerabat korban. Tak hanya itu, pesan singkat di telepon seluler korban sebelum tewas juga turut di dalami pihak kepolisian.

Sebelumnya, warga Perumahan Bukit Dieng Permai dikejutkan penemuan jasad purnawirawan mantan Wakapolda Sumatera Utara yang tewas bersimpah darah dengan kondisi kali terikat tali rafia hitam di taman belakang rumahnya di Perumahan Bukit Dieng Permai MB 9, pada Sabtu pagi 24 Februari 2018.

Diduga korban yang berusia 71 tahun ini menjadi korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah bercak darah di ruang makan yang berjarak 10 meter dari penemuan jasad korban.

Polisi hingga kini sudah memeriksa sejumlah saksi dari istri, anak, saudara, dan kerabat korban. Pihak kepolisian juga telah memeriksa petugas keamanan, tetangga, dan saksi mata saat pertama kali menemukan korban tewas.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini