Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ihh..Sarden Bercacing Ditemukan di Siak

Antara , Jurnalis-Jum'at, 23 Maret 2018 |20:11 WIB
<i>Ihh</i>..Sarden Bercacing Ditemukan di Siak
Foto: ilustrasi okezone
A
A
A

SIAK - Dinas perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Siak, Riau juga menemukan cacing dalam kemasan ikan sarden makarel saat melakukan peninjauan ke lapangan.

"Setelah beredarnya informasi bahwa beberapa merek sarden yang dirilis BPOM mengandung cacing, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Siak, Hendra di Siak, Jumat (23/3/2018).

Timnya juga menyaksikan secara langsung sarden Mackerel yang mengandung cacing. Dari empat sarden yang dibuka untuk dijadikan sampel, semuanya mengandung cacing.

"Sarden-sarden merek tersebut sudah langsung ditariknya dari beberapa distributor di Siak. Namun tim Disperindag Siak mengalami kesulitan menjangkau hingga kampung-kampung. Sebab yang banyak menjual sarden merek-merek yang mengandung parasit itu berada di warung-warung kecil," ungkapnya.

Dia mengatakan, Disperindag sudah menyurati camat-camat untuk menyebarluaskan surat edaran dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Pekanbaru kepada masyarakat, untuk tidak lagi mengkonsumsi ikan sarden merek yang dirilis.

Sebelumnya BBPOM di Pekanbaru telah mengeluarkan rilis bahwa ikan Mackerel dalam saos tomat mengandung parasit jenis nematoda (Anisakis sp).

Cacing Anisakis sp adalah parasit yang dapat menimbulkan masalah pada ikan hingga pada manusia, sehingga bila dikonsumsi tanpa dimasak, atau dalam keadaan setengah masak, akan mengakibatkan penyakit.

BBPOM juga telah mengeluarkan surat peringatan keras dan sanksi ke importir tiga merk tersebut. Importir harus melakukan penarikan terhadap produk yang masih beredar di pasar, dan akan terus diawasi oleh BBPOM.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement