"Kalau pak Hayat tinggal di situ sudah hampir 1 tahun ini, tapi sejak sekira 4 bulan terakhir dia dan keluarga enggak pernah kelihatan lagi ada di rumah, enggak tahu perginya ke mana," ujar Tabrani, Ketua RT03 ditemui di kediamannya yang tak jauh dari komplek TreVista Residence, Selasa (27/3/2018).
Hal senada diperkuat oleh keterangan salah satu petugas sekuriti TreVista Residence, dikatakan jika Hayat telah lama tak terlihat di komplek. Bahkan, satu bulan terakhir cukup banyak orang yang datang mencarinya dengan berbagai keperluan.
"Dia orangnya baik, ramah, jadi suka negur kalau ketemu di pos depan. Tapi memang kita sudah beberapa pulan ini enggak pernah lihat dia, kan biasanya bawa mobil Mitsubishi Pajero. Banyak juga yang nyari, pernah ada dari debt collector, terus ada juga ngakunya dari calon jamaah umrah di travel Nazaret, macem-macem keperluannya," terang petugas sekuriti TreVista Residence yang enggan disebut namanya.
Sepintas terlihat, kediaman Hayat nampak tanpa pagar pembatas halaman. Di bagian teras rumah, hanya ada kereta dorong bayi berwarna merah yang sudah dikotori debu. Beberapa pasang sepatu dan sandal juga masih tertata di atas rak plastik yang terletak di depan pintu masuk rumah.
Hayat dan istrinya, Husni Mulia atau biasa disapa Nara Nazareth, berperan sebagai pemilik perusahaan Nazaret Tours and Travel. Mereka telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penipuan. Tercatat ada sekira 500 calon jamaah yang tak kunjung diberangkatkan umrah, padahal seluruh biaya yang dibebankan telah dibayar lunas.