nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dipolisikan PKS Jakarta, Fahri Hamzah Minta Sohibul Iman Tak Libatkan Kader

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 13:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 28 338 1879029 dipolisikan-pks-jakarta-fahri-hamzah-minta-sohibul-iman-tak-libatkan-kader-h4n6BF93Y5.jpg Fahri Hamzah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara menanggapi laporan polisi yang dibuat Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo atas tuduhan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Menurutnya, laporan itu masih berkaitan dengan konflik yang melibatkan dirinya dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

Fahri menyebutkan, laporan itu merupakan cara Sohibul Iman untuk menjatuhkan reputasi Fahri sebagai lawannya. Bahkan, katanya, laporan itu juga pernah dibuat oleh DPW Nusantara Tenggara Barat (NTB) dan seluruh DPD PKS se-NTB atas tuduhan yang sama, pencemaran nama baik.

"Itu sama dengan NTB, dan saya tetap minta MSI (Muhammad Sohibul Iman) jangan pakai struktur dan kader, mereka enggak terlibat dan enggak usah dilibatkan," kata Fahri saat dihubungi Okezone, Rabu (28/3/2018).

 (Baca: Fahri Hamzah Dilaporkan PKS DKI Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik)

Menurut Fahri, Sohibul Iman sengaja manfaatkan jabatan dengan cara menghalangi untuk bertabayun dengan Fahri. Kader-kader yang melaporkan Fahri itu adalah karena tidak memahami persoalan yang sesungguhnya antara Fahri dan Sohibul Iman.

"Mereka enggak paham apa yang terjadi karena mereka tidak boleh tabayun kepada saya. Sebaiknya MSI hadapi saya secara pribadi, jangan rusak nama PKS," pungkasnya.

Sekadar informasi, hubungan Fahri Hamzah dengan Sohibul Iman tidak harmonis, berujung pada pemecatan Fahri sebagai kader PKS. Namun, pemecatan itu kemudian diperkarakan oleh Fahri dan dimenangkannya hingga pada tahap pengadilan tingkat dua atau banding di Pengadilan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

 (Baca juga: Fahri Siap Cabut Laporan asal Sohibul Copot Jabatan Presiden PKS)

Kemudian, terjadi aksi saling lapor, pada Kamis 8 Maret Fahri melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik melalui elektronik, karena yang bersangkutan kerap menyebut Fahri Hamzah sebagai pembangkang meski telah menang di pengadilan.

Fahri Hamzah bersedia berdamai dan menarik laporannya dengan syarat Sohibul Iman melepaskan jabatannya sebagai presiden PKS. Adapun kasus itu masih sedang diproses di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini