Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

MA Bantah Penerbitan SEMA Larangan Buronan Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Rizieq

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 02 April 2018 |03:49 WIB
MA Bantah Penerbitan SEMA Larangan Buronan Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Rizieq
Cuplikan surat edaran MA (Foto: Istimewa)
A
A
A

Maka, untuk memberikan kepastian hukum dalam proses pengajuan praperadilan bagi tersangka yang masuk dalam DPO, MA memberikan beberapa petunjuk yang mesti diikuti Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri yang ada di Indonesia.

"Dalam hal tersangka melarikan diri atau dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO), maka tidak dapat diajukan permohonan praperadilan," demikian bunyi Surat Edaran MA.

Selain itu, MA menyebutkan jika permohonan praperadilan tersebut tetap dimohonkan oleh penasihat hukum atau keluarganya, maka hakim menjatuhkan putusan yang menyatakan praperadilan tidak dapat diterima.

"Terhadap putusan tersebut tidak dapat diajukan upaya hukum," demikian isi surat tersebut.

Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2018 itu juga ditembuskan kepada Wakil Ketua MA Bidang Yudisial; para Ketua Kamar MA; para Hakim Agung MA; para Hakim AD Hoc pada MA; Panitera MA; dan para Panitera Muda MA.

(Ulung Tranggana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement