Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Golkar Anggap Isu Pergantian Jokowi sebagai Presiden Tidak Berdasar

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Minggu, 08 April 2018 |11:04 WIB
Golkar Anggap Isu Pergantian Jokowi sebagai Presiden Tidak Berdasar
Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily. (Foto: partaigolkar.or.id)
A
A
A

JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menganggap isu pergantian Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia melalui peredaran kaus #2019GantiPresiden tidak berdasar. Sebab, menurut Ace, kinerja Jokowi selama menjadi kepala negara sangat memuaskan.

"Pak Jokowi kenapa harus diganti? Bukankah kinerja pemerintahannya dinilai rakyat sudah sangat memuaskan sebagaimana lembaga survei selama ini menunjukkan hal tersebut," kata Ace saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (8/3/2018).

(Baca: PDIP Yakin Jokowi Tak Akan Jatuh karena Isu #2019GantiPresiden)

https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 06 337 1883245 golkar-hashtag-yang-menyerang-jokowi-tidak-akan-memengaruhi-elektabilitas-Pk77o9BcVP.jpg

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: @jokowi)

Ia menduga ada gerakan politik yang sengaja ingin menjatuhkan Jokowi sebelum maju di Pemilihan Presiden 2019. Hal itu dilakukan lawan politik dengan menyebarkan kaus bertuliskan #2019GantiPresiden.

"Gerakan #gantipresiden itu kan sebetulnya gerakan politik yang bertujuan mendegradasi Pak Jokowi. Ini gerakan politik sebelum kampanye Pilpres 2019 dimulai," terangnya.

Berdasarkan hal itulah, Ace mempertanyakan pihak-pihak yang sengaja menjatuhkan Jokowi dengan membuat kaus #2019GantiPresiden tanpa alasan jelas. Sebab, tidak ada data yang mendukung Jokowi untuk diturunkan sebagai presiden.

(Baca: Golkar Sebut Hashtag yang Menyerang Jokowi Tidak Akan Memengaruhi Elektabilitas)

"Seharusnya tak cukup hanya bikin slogan itu dong. Harus ada argumentasi kenapa harus diganti? Biarkan masyarakat menilai dengan cerdas apa saja alasan harus diganti?" pungkasnya.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement