Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sukseskan Pemilu, Malaysia Tetapkan 9 Mei 2018 Libur Nasional

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 12 April 2018 |06:08 WIB
Sukseskan Pemilu, Malaysia Tetapkan 9 Mei 2018 Libur Nasional
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menjadikan 9 Mei sebagai Hari Libur Nasional (Foto: Beawiharta/Reuters)
A
A
A

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, mengumumkan 9 Mei sebagai Hari Libur Nasional tambahan. Pengumuman tersebut disampaikan menyusul keputusan Komite Pemilihan Umum Malaysia (SPR) yang menetapkan 9 Mei sebagai hari pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) ke-14.

Warganet Malaysia menunjukkan reaksi beragam atas keputusan menjadikan 9 Mei 2018 sebagai hari libur nasional. Pengguna Facebook bernama Ong Ah Boon memuji langkah PM Najib karena dengan begitu para pemilih bisa menggunakan hak pilihnya dengan bebas di hari kerja.

Poin berbeda disampaikan oleh Koa Ai Jiun. Ia ragu bahwa para pemilih yang harus kembali ke daerah asalnya akan dapat tiba tepat waktu untuk memberikan suaranya. Karena itu, ia menyayangkan keputusan menjadikan 9 Mei 2018 sebagai hari libur.

“Terima saja sebagaimana mestinya terjadi dan gunakan hak pilih. Jika tidak ada hari libur kalian mengeluh, diberikan hari libur nasional juga mengeluh,” ujar Chloe Chen, mengutip dari The Star, Kamis (12/4/2018).

BACA JUGA: SPR Tetapkan Pemilu Malaysia Digelar 9 Mei 

Sebagaimana diberitakan, SPR memutuskan Pemilihan Raya atau pemilu akan dilangsungkan pada 9 Mei mendatang. Keputusan itu diambil usai SPR menggelar rapat pada Selasa 10 April pagi waktu setempat.

“SPR sudah melakukan rapat dan menegaskan bahwa pemungutan suara harus dilakukan dalam jangka waktu 60 hari setelah pembubaran parlemen,” ujar Ketua SPR, Mohd Hashim Abdullah, dalam konferensi pers.

Ia menambahkan, SPR memberi batas waktu bagi para kandidat untuk mengajukan diri paling lambat pada 28 April. Para kandidat untuk 222 kursi di parlemen dan 587 parlemen daerah hanya memiliki waktu 11 hari untuk berkampanye.

Total 14.940.627 orang warga Malaysia mempunyai hak pilih dalam pilihan raya ke-14 tersebut. Jumlah tersebut naik dari total 13.268.002 pemilih pada pemungutan suara 2013.

SPR juga akan menggelar pemungutan suara lebih dulu bagi para personel militer dan kepolisian serta warga Malaysia yang berada di luar negeri. Adapun pemungutan suara awal itu dilangsungkan pada 5 Mei.

(Wikanto Arungbudoyo)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement