Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Intonasi Suara Setnov Terbata-bata saat Bacakan Nota Pembelaan yang Dibuatnya Sendiri

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Jum'at, 13 April 2018 |10:19 WIB
Intonasi Suara Setnov Terbata-bata saat Bacakan Nota Pembelaan yang Dibuatnya Sendiri
Setya Novanto saat jalani persidangan (Foto: Okezone)
A
A
A

 JAKARTA - Terdakwa perkara dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto (Setnov) terharu dan nada suaranya terdengar ‎gemetar saat membacakan pleidoi atau nota pembelaannya, pada hari ini.

Setnov mulai membacakan nota pembelaan yang dibuatnya sendiri. Setnov menceritakan awal mula kehidupannya mulai dari bawah hingga bisa menjadi Ketua DPR RI.

"Saya rela mengabdi jadi pembantu, nyuci, ngepel jadi supir, dan bangun pagi untuk antar sekolan anak-anak, semua saya lakukan untuk melanjutkan kuliah saya," kata Setnov saat membacakan pleidoinya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2018).

Setnov mengaku banyak dibantu oleh para petinggi Golkar, hingga akhirnya bisa menggapai cita-citanya menjadi Ketua DPR. Hal itu didapat, sambung Setnov, juga berkat kerja kerasnya.

‎"Ternyata karunia anak sungguh sangat besar, bahwa dibalik kesulitan ada kemudahan, berkat kerja keras, untuk wujudkan cita-cita saya mengabdi untuk negara ini. Menjadi Ketua DPR," ujarnya.

Nada suara Setnov kembali bergetar, dan sesekali tak kuat membacakan pleidoinya. Setnov mengatakan, apa yang dibacakan tersebut bukan untuk dibelas kasihani, namun lebih kepada untuk mengimbangi pandangan masyarakat terhadap dirinya.

"Saya terpaksa, bukan pamrih membacakan (pleidoi) ini. Saya ingin masyarakat melihat cahaya ditengah-tengah gelapnya, saya ingin mengimbangi pemberitaan atau kabar yang beredar di luar, sudinya kiranya kurangi dapat mengurangi celaan, cacian yang kejam itu," pungkasnya.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement