Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panitia Pembagian Sembako di Monas Masuk Daftar Hitam Pemprov DKI

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 02 Mei 2018 |16:38 WIB
Panitia Pembagian Sembako di Monas Masuk Daftar Hitam Pemprov DKI
Pembagian sembako di Monas. Foto Sindo
A
A
A

JAKARTA – Panitia pembagian sembilan bahan pokok (sembako) di Monunen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dilarang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk mengadakan acara kegiatan di wilayah Ibu Kota.

Pembagian sembako yang dihelat oleh Forum Untukmu Indonesia (FUI) mengakibatkan dua anak merenggang nyawa.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, pihaknya telah mengecap jelek keberadaan Forum Untukmu Indonesia (FUI).

"Udah pasti (masuk daftar hitam-red). Kita tidak akan memberikan kesempatan lagi kepada mereka," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Pemprov DKI, lanjut dia, juga memberikan sanksi kepada FUI. Ada empat hukuman yang harus dijalankan. Di antaranya mengganti kerugian, lalu memastikan sarana dan prasarana kembali normal.

BACA: Wawancara Ibu Korban Bagi-Bagi Sembako di Monas, Wartawan iNews Diusir Sekelompok Orang

BACA: Polisi Bilang 2 Bocah Tewas Bukan karena Antre Sembako di Monas

Selanjutnya, Sandi meminta kepada pihak panitia untuk memulihkan logo Pemprov yang dicatut pada kegiatan tersebut.

Ia memerintahkan kepada penyelenggara untuk mensosialisasikan kepada masyarakat kalau acara itu tak termasuk dari bagian program Pemprov DKI.

"Terakhir, tentunya menanggung akibat dan berpartisipasi dalam satu masalah hukum yang diselesaikan dengan aparat hukum, dan dengan keluarga korban," jelasnya.

Sandiaga mengucapkan bela sungkawa terkait adanya korban jiwa akibat kegiatan tersebut. Ia berharap kepada seluruh pihak yang ingin membuat acara di Monas untuk tak menutup-nutupi konsep acaranya.

"Satu adalah keprihatinan, berbela sungkawa dari ibu komariah dan ibu dari Mahesa yang hadir saat itu di acara sembako, dan harus kehilangan dua nyawa dari anak muda harapan bangsa," ujarnya.

Sandiaga memastikan bakal berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut tuntas permasalahan tersebut. Sebab, dirinya cukup geram ketika mengetahui adanya korban jiwa dari penyelenggaraan acara tersebut.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement