SURABAYA - Polda Jatim memberlakukan status siaga 1 pasca terjadinya kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi supaya tidak menjalar ke daerah.
"Status tersebut (siaga 1) sesuai instruksi bapak Kapolri saat menggelar rapat melalui video teleconference dengan pejabat Kapolda di seluruh Indonesia. Pemberlakukan status siaga 1 sejak kemarin," terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Kamis (10/5/2018).
(Baca: Kericuhan di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob Dipicu Rasa Lapar?)
Menurut Barung, pihaknya melakukan pengetatan pengamanan di tahanan polisi mulai dari Polda hingga Polsek. Dimana dilakukan penambahan personel dan alat berupa tembok barrier pada masing-masing tahanan.
Semua personel juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Sehingga tetap bertugas hari ini, meskipun sekarang hari libur. Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan bersama.
(Baca juga: 30 Senjata yang Direbut Napi Teroris di Mako Brimob Hasil Operasi Antiteror)
Seperti diketahui, terjadi kericuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jabar pada Selasa (8/5/2018) malam. Dalam peristiwa tersebut mengakibatkan 5 anggota polisi dan 1 narapidana teroris tewas.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.