Image

Tentara Israel Bantai 59 Demonstran Palestina di Hari Pembukaan Kedubes AS di Yerusalem

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 09:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 15 18 1898414 tentara-israel-bantai-59-demonstran-palestina-di-hari-pembukaan-kedubes-as-di-yerusalem-9WQLfEPx9b.jpg Foto: Reuters.

GAZA – Tentara Israel menewaskan 59 demonstran Palestina, termasuk tujuh anak-anak berusia di bawah 18 tahun dalam demonstrasi yang digelar di hari pembukaan Kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem. Selain korban tewas, lebih dari 2.700 pengunjuk rasa yang berpartisipasi dalam demonstrasi Kepulangan Besar di Gaza juga mengalami luka-luka akibat tembakan pasukan keamanan Israel.

Berdasarkan pernyataan dari Tentara Pertahanan Israel (IDF), lebih dari 35.000 pengunjuk rasa Palestina berkumpul di dekat pagar perbatasan Gaza-Israel pada puncak demonstrasi Kepulangan Besar. Bentrokan antara demonstran dengan tentara Israel juga dilaporkan terjadi di Betlehem.

BACA JUGA: Erdogan: Buka Kedutaan di Yerusalem, AS Kehilangan Peran Sebagai Mediator Timteng

Seorang pemimpin senior Hamas, Khalil Al-Hayya, mengatakan di perkemahan perbatasan bahwa protes yang digelar pada Senin itu bertepatan dengan "kejahatan pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem".

"Rakyat kami hari ini keluar untuk menanggapi agresi baru Zionis-Amerika dan untuk menggambar peta untuk kembali dengan darah mereka,” kata Khalil Al-Hayya sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (15/5/2018).

Juru bicara kementerian kesehatan Palestina mengatakan enam orang anak berusia di bawah 18 tahun, termasuk seorang gadis kecil termasuk di antara korban yang tewas. Sekitar setengah dari luka-luka korban disebabkan oleh peluru tajam sementara ratusan lainnya menjadi sasaran gas air mata. Pasukan Israel juga dituduh telah secara langsung menargetkan petugas layanan darurat dan jurnalis.

Otoritas Palestina dan Turki menyebut kekerasan yang dilakukan tentara Zionis pada Senin waktu setempat itu sebagai sebuah “pembantaian” dan mendesak komunitas internasional untuk turun tangan mencegah jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi. Hari berkabung nasional bagi warga Palestina telah diumumkan oleh pemerintah di Ramallah.

BACA JUGA: 43 Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel saat Demo di Gaza, 900 Orang Terluka

Inggris dan Prancis dan beberapa negara lainnya meminta pihak Israel untuk menahan diri untuk tidak melakukan kekerasan lebih lanjut. Namun, Gedung Putih dan Israel menyalahkan kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza atas insiden berdarah ini.

Selasa ini menandai peringatan Hari Nakba, sebuah istilah yang merujuk pada peristiwa pengusiran massal warga Palestina mereka dari rumah mereka selama pembentukan Negara Israel. Bagi warga Israel, peristiwa itu dirayakan sebagai Hari Kemerdekaan dan pembentukan negara mereka.

Jatuhnya korban jiwa dalam kekerasan pada Senin, jumlah demonstran Palestina yang tewas selama demonstrasi Kepulangan Besar bertambah menjadi 103 orang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini