nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristekdikti Bakal Sanksi Tegas Dosen Berpaham Radikal

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 23:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 16 337 1899120 menristekdikti-bakal-sanksi-tegas-dosen-berpaham-radikal-I4OOfEv23m.jpg Menristekdikti, M. Nasir (foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir memastikan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada dosen yang terindikasi berpaham radikal. Terlebih paham itu sampai disebarkan di lingkungan kampus.

Menurut dia, dosen berpaham radikal dapat diberikan sanksi berupa pemecetan atau pemberhentian bagi dosen yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Oh kalau sanksi ya sesuai kalau pegawai negeri ada UU ASN tentang prinsip pegawai, itu nanti ada sanksinya," kata Nasir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

 Terorisme

Sementara untuk dosen swasta, sambung Nasir, Kemenristekdikti akan meminta kepada pihak kampus untuk mengambil langkah tegas. Salah satunya dengan memberhentikan dosen tersebut dari kegiatan mengajar di lingkungan kampus.

"Semua harus mengikuti apa yang ada di peraturan yaitu masalah radikalisme dan intoleran, kita harus bersihkan jangan sampai ada," tegas Nasir.

Ia memastikan, pihaknya telah mendapat laporan adanya sejumlah dosen yang diduga terindikasi berpaham radikal. Namun, Nasir belum bersedia mengungkapkan sejumlah identitas dari pengajar bagi mahasiswa tersebut.

"Kami sudah ada. Ada diberhentikan sementara ada dosen, dekan, ada juga kajur prodi juga diberhentikan," tandas Nasir.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini