JAKARTA - Briptu Dimas menjadi korban luka akibat ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (14/5/2018). Akibat terkena ledakan, ia mengalami luka di pendengarannya dan kini masih dirawat intensif di rumah sakit.
Sebelum terjadi ledakan bom, Briptu Dimas sudah merasakan firasat ketika keluar rumah untk pergi bertugas. Ia sempat balik lagi ke rumah sebelum pergi kerja dengan salam terhadap orang tua.
"Sebelumnya firasat itu pagi banget sebelum berangat dinas itu saya setelah keluar rumah, balik lagi salam sama orangtua," katanya seperti dikutip dari tayangan iNews, Rabu (16/5/2018).
Tak hanya itu, setibanya di tempatnya bekerja yakni Mapolrestabes Surabaya, ia melihat keganjilan dalam angjing K-9. Anjing itu terus menggonggong, padahal saat itu tidak ada orang lewat.
"Pas di kantor anjing k-9 gonggong terus tanpa ada orang lewat atau ada apa-apa gonggong terus. ada 15 menitan gonggng, selang itu enggak lama kejadian itu (ledakan bom)," paparnya.