Sukamto menambahkan, karena Nirigi sudah berstatus alumni, pihak Fisip tidak mempunyai tanggung jawab apa-apa terhadapnya.
“Kecuali bila dia masih mahasiswa. Jadi, jangan jadikan kasus ini diarahkan pada lembaga. Jadi, lebih bijaksana lah dalam melihat kasus ini,” pintanya.
Kalau memang Nirigi salah, tetapkan salah. Bila ia benar, tetapkan akan menjadi benar. “Berimbanglah dalam melihat kasus,” ujarnya.
Terlepas benar dan tidaknya Nirigi menyebut bawa bom, Sukamto tetap mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan bercanda. Harus lihat situasi dan kondisi. “Apalagi belum lama ini kita diteror bom, sehingga ngucap bom dikit aja udah bikin khawatir sekali," terangnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.