“Mudik 2018 ini harus sukses, karena kalau tidak lancar, maka akan digunakan sebagai kampanye negatif bagi Jokowi oleh pesaing-pesaiangnya di Pilpres 2019,” tambah Neng Eem.
Neng Eem mencatat sejumlah upaya yang telah disampaikan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, selaku pemegang kendali mudik 2018, dan Kemen PUPR, yang keduanya merupakan mitra Komisi V DPR RI yang membidangi Perhubungan dan Infrastruktur. Ia mengapresiasi persiapan kedua kementerian ini dalam menghadapi mudik tahun 2018, di antaranya dengan beroperasinya jalur Tol Jakarta-Surabaya sepanjang 759 km, meskipun 235 km di antaranya masih berupa ruas jalan yang fungsional.
“Untuk jalur tol yang sifatnya masih fungsional, Pemerintah diharapkan bisa memberikan layanan keamanan dan kenyamanan yang baik, meskipun tidak bisa optimal karenak ondisi ruas tolnya yang masih fungsional. Akan tetapi, aspek-aspek keamanan seperti penerangan jalan dan rambu-rambu lalu lintas harus dipastikan sudah terpasang dan beroperasi dengan baik,” pungkas Neng Eem.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.