PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Nandang menegaskan bahwa bom yang disita dari penangkapan terduga teroris di Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru berdaya ledak cukup besar. Dia mengatakan bahwa perakitan bom dilakukan Gelangang Mahasiswa Fisip Unri.
Nandang melanjutkan, perakitan bom sudah dilakukan beberapa pekan belakangan. "Salah satu pelaku yang kita amankan mahir dalam merakit bom. Dia adalah MNZ, alumni mahasiswa Unri," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini menegaskan bahwa pelaku yang sudah ditetapkan tersangka merakit bom dengan belajar dari media sosial Instagram (IG). Dari sana MNZ mampu merakit bom berdaya ledak seperti di Surabaya.
"Walau dia jurusan pariwisata, namun dia ahli dalam merakit bom. Keahliannya itu didapatnya dari Instagram," tegasnya.