JAKARTA - Sebuah postingan akun facebook @Elyudien seketika menjadi viral dan menuai banyak simpati dari warganet. Ya, ia membagikan kisahnya tentang bocah perempuan penjual tissue di Stasiun Cawang, Jakarta Timur. Kisah itu dibagikan di laman facebook-nya pada Sabtu 3 Juni 2018.
Ia mengawali ceritanya ketika dirinya sedang membagi-bagikan takjil untuk berbuka puasa di Stasiun Cawang. Anak perempuan berusia sekira sembilan tahun itu tak segan menyapanya dengan panggilan "Om". Elyudien pun menawari anak itu takjil dan segelas air mineral. Meski awalnya menolak, anak itu pun akhirnya mau menerimanya.
Pertemuan Elyudien dengan anak itu pun berlangsung selama beberapa hari. Setelah berulang kali bertemu ia pun mengetahui jika bocah itu bernama Amel. Kesehariannya ia berjualan puluhan bungkus tissue yang disimpan rapi di dalam tas yang digendongnya. Anak itu juga diketahui bersekolah di kawasan Depok.
Yang membuat prihatin, Amel setiap hari harus menjual puluhan bungkus tissue itu hingga habis. Jika ia pulang masih ada sisa, maka tak pelak amarah sang ayah lah yang menjadi 'santapan' makan malamnya.
“Kalau enggak habis, saya dimarahin bapak,” ucap Amel polos.