Ia mengaku optimis pertemuan bersejarah ini tidak akan sia-sia.
"Dari sudut pandang kami, pertemuan ini penting diadakan, dan pertemuan menelurkan hasil positif, mewujudkan perkembangan di lintasan baru dan lintasan baru yang dapat mendorong keamanan dan stabilitas di kawasan," paparnya dalam jumpa pers seperti dilansir BBC, Minggu (10/6/2018).

Selama 18 bulan terakhir, hubungan antara Presiden Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengalami pasang-surut. Hubungan itu juga diwarnai pernyataan saling menyudutkan dan bahkan ancaman perang, tetapi akhirnya berubah drastis sehingga mereka bersedia bertemu langsung.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.