Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Diprediksi Terjadi pada H+5 Lebaran

Rasyid Ridho , Jurnalis-Selasa, 19 Juni 2018 |06:57 WIB
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Diprediksi Terjadi pada H+5 Lebaran
Pelabuhan Merak (Foto: Rasyid Ridho)
A
A
A

MERAK – Wakapolri Komjen Syafruddin memprediksi puncak arus balik dari Bakauheni menuju Merak akan terjadi pada H+5 atau Rabu, 20 Juni 2019. Bahkan, gelombang arus balik diprediksi masih akan terjadi hingga Minggu (24/6/2018).

"Diperkirakan gelombangnya hari Rabu sampai Minggu, walaupun Kamis-Jumat sudah bekerja. Tentu ada masyarakat yang bekerja diswasta, ada waktu-waktu yang sudah mereka diperhitungkan," kata Wakapolri di Pelabuhan Merak, Banten, Senin (18/6/2018).

Dia berharap, dengan adanya kerjasama seluruh stakeholder terkait, arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan baik dan kondusif.

"Mudah-mudahan kita berdoa arus baliknya bagus, tapi di Merak arus baliknya akan kondusif. Titik fokus arus baliknya di Pelabuhan Bakauheni," ujarnya.

H-3 Lebaran Jadi Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak

(Baca Juga : Wakapolri Klaim pada Mudik 2018 Kemacetan Turun 60 Persen)

Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menambahkan, untuk arus balik di Pelabuhan Merak tidak ada masalah. Sebab, tidak ada antrean kendaraan.

(Baca Juga : Mulai Pukul 24.00 WIB, Tol Bocimi Satu Arah ke Jakarta)

Sementara itu, jika terjadi antrean di gerbang tol Merak. Maka, diatasi dengan membagi arus kendaraan untuk masuk di tol Cilegon Barat. "Langkah lainnya adalah penambahan alat e-tol di Gerbang Tol Merak dari 4 menjadi 8, kondisi terburuk dipersiapkan contra flow," kata Kapolda.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement