nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Pembakaran Surat Suara di Mimika Papua, Ternyata Tujuannya Ini

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 23:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 27 340 1914927 kronologi-pembakaran-surat-suara-di-mimika-papua-ternyata-tujuannya-ini-252O2ww6ab.jpg Pembakaran surat suara. (Foto: Saldi H/Okezone)

Terkait tindak pidana atau kejahatan membakar dokumen negara, kata Kapolres, akan ditidaklanjtui. Namun, analisa dari aparat keamanan terkait kasus pembakaran dokumen negara dalam menegakkan hukumnya harus melihat dua unsur, yaitu actus reus atau perbuatan jahat dan mens rea atau niat yang tidak baik.

“Kalau kita lihat maksudnya KPPS ini, memang betul melakukan pembakaran, tapi niatnya supaya (surat suara) tidak disalahgunakan, dan dia (KPPS) tidak menguntungkan salah satu pasangan calon tertentu,” kata Kapolres.

Oleh karena itu, Kapolres mengakui telah terjadi pembakaran dokumen negara. Sehingga kewajiban penegak hukum bersama Bawaslu yaitu membahas kasus ini dan memberikan penilaian.

“Nanti yang melaporkan adalah aparat keamanan yang melakukan pengamanan di tempat tersebut, membuat laporan ke Bawaslu. Bawaslu akan mengkaji. Kami nanti dari Gakkumdu akan melakukan panggilan dan pemeriksaan terhadap seluruh KPPS dan saksi-saksi, mungkin juga saksi terhadap TPS dan saksi yang melihat pembakaran di sekitar TKP itu,” kata Kapolres.

“Hasilnya nanti akan kita sampaikan kepada rekan-rekan semua, apakah terpenuhi tindak pidana Undang-undang pemilunya, karena ini dokumen negara,” imbuh Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, surat suara dibakar penyelenggara lantaran adanya persoalan di TPS 31, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua. Di mana, ada masyarakat sekitar TPS 31 yang hendak mencoblos namun tidak memiliki undangan, sehingga hal itu menjadi pertanyaan oleh para saksi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini