nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Hina Ulama NU, GP Ansor Laporkan Akun @_haye_ ke Polisi

Badriyanto, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 20:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 02 338 1916853 diduga-hina-ulama-nu-gp-ansor-laporkan-akun-haye-ke-polisi-7Iuf1wPKlU.jpg GP Ansor laporkan akun diduga hina ulama ke Polda Metro Jaya (Foto: Badriyanto)

JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor melaporkan sebuah akun media sosial @_haye_ di Twitter dengan tuduhan melakukan tindak pidana ujaran kebencian atau hate speech lantaran nekat menghina Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf.

Ketua GP Ansor Jakarta Selatan Sulton Mu'monah menyampaikan, berdasarkan hasil penelusurannya akun tersebut ternyata sejak 2015 silam telah terbiasa menghina Ansor, Banser dan organisasi-organisasi NU lainnya. Sebelum memutuskan menempuh jalur hukum, ia mengaku telah tabayyun namun hasilnya nihil.

"Karena kami organisasi taat hukum, taat asas, kami lakukan proses hukum. Jadi, kami laporkan akun tersebut. Di tweet @_haye_ kiai Yahya dibilang busuk, sampah banget, gitu kan," ungkap Sulton di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/7/2018).

 Ilustrasi media sosial

Sulton meminta agar rekan-rekan Ansor maupun Banser di seluruh Indonesia untuk tidak bertindak reaktif, karena ia telah mewakilinya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas oknum pegiat media sosial yang masih saja nekat menyebar ujaran kebencian tersebut.

"Kami mengimbau teman-teman di daerah jangan main hakim sendiri, ini proses hukum kita tegakkan, kita coba lapor ke pihak berwajib. Teman-teman sudah ada yang mau samperin cuma kita tahan, ini upaya kita sebagai pimpinan Ansor, supaya anggota tenang," pungkasnya.

Laporan Sulton itu diterima polisi dengan nomor LP/3430/VII/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 2 Juli 2018. Terlapor atas nama Hasan Yahya terancam dijerat Pasal 28 Ayat (2) Juncto Pasal 45A Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 156 KUHP.

 Ilustrasi media sosial

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini