nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Lebat Ekstrem Tewaskan Sedikitnya 66 Jiwa di Jepang

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 15:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 08 18 1919551 hujan-lebat-ekstrem-tewaskan-sedikitnya-66-jiwa-di-jepang-0svFBTNLLM.jpg Foto: Reuters.

KURASHIKI – Hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya telah menewaskan sedikitnya 66 orang dan menyebabkan 1.000 orang di Kota Kurashiki, Jepang terjebak. Helikopter dan perahu tim penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi warga setelah air sungai membanjiri kota.

Kota dengan penduduk kurang dari 500,000 jiwa itu merasakan dampak terburuk dari hujan deras yang melanda beberapa wilayah di bagian barat Jepang sepekan terakhir. Curah hujan dilaporkan mencapai tiga kali lipat dibandingkan biasanya pada Juli.

BACA JUGA: 48 Jiwa Tewas dan 47 Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Jepang

Tayangan televisi menunjukkan orang-orang, pasien dan staf, menunggu untuk diselamatkan di balkon di Rumah Sakit Mabi Memorial. Terlihat juga banyak mobil mengambang di air berlumpur dan seseorang diselamatkan dengan helikopter dari fasilitas perawatan lansia.

Badan Manajemen Bencana mengatakan, jumlah korban jiwa dari seluruh wilayah Jepang telah meningkat menjadi 66 orang pada Minggu, bertambah dari jumlah 49 orang yang dilaporkan sebelumnya. Stasiun televisi NHK melaporkan 60 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Hujan juga telah menyebabkan longsor dan banjir, menyebabkan warga terperangkap di dalam atau di atas atap rumah mereka.

"Kami belum pernah mengalami hujan seperti ini sebelumnya. Ini adalah situasi berbahaya yang ekstrim," ," kata seorang pejabat di Badan Meteorologi Jepang (JMA) sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (8/7/2018).

Pemerintah Jepang mendirikan pusat manajemen darurat di kantor perdana menteri dan mengerahkan sekira 54.000 regu penyelamat dari militer, polisi, dan departemen pemadam kebakaran ke wilayah barat daya dan barat Jepang.

Perintah evakuasi juga telah diumumkan bagi dua juta warga yang berada di wilayah yang diperkirakan akan terkena dampak bencana. Peringatan longsor dikeluarkan di lebih dari seperempat prefektur Jepang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini