KURASHIKI – Hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya telah menewaskan sedikitnya 66 orang dan menyebabkan 1.000 orang di Kota Kurashiki, Jepang terjebak. Helikopter dan perahu tim penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi warga setelah air sungai membanjiri kota.
Kota dengan penduduk kurang dari 500,000 jiwa itu merasakan dampak terburuk dari hujan deras yang melanda beberapa wilayah di bagian barat Jepang sepekan terakhir. Curah hujan dilaporkan mencapai tiga kali lipat dibandingkan biasanya pada Juli.
BACA JUGA: 48 Jiwa Tewas dan 47 Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Jepang
Tayangan televisi menunjukkan orang-orang, pasien dan staf, menunggu untuk diselamatkan di balkon di Rumah Sakit Mabi Memorial. Terlihat juga banyak mobil mengambang di air berlumpur dan seseorang diselamatkan dengan helikopter dari fasilitas perawatan lansia.
Badan Manajemen Bencana mengatakan, jumlah korban jiwa dari seluruh wilayah Jepang telah meningkat menjadi 66 orang pada Minggu, bertambah dari jumlah 49 orang yang dilaporkan sebelumnya. Stasiun televisi NHK melaporkan 60 orang lainnya masih dinyatakan hilang.