Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan secara garis besarnya meliputi pembahasan persiapan, pelaksanaan dan monev, serta rencana aksi pengembangan desa wisata melalui pemberdayaan masyarakat berbasis industri pengolahan kelapa.
Sementara Ida Bagus Wiratmaja mengungkapkan apresiasinya kepada Desa Lumbung Kauh yang bekerja keras menyusun proposal dengan baik sehingga akhirnya terpilih sebagai desa wisata. Ia mengatakan, Desa Lumbung Kauh memiliki banyak potensi alam, namun untuk saat ini diharapkan fokus ke pengolahan kelapa.
"Potensi yang terbesar yakni kelapa. Kami juga bekerja sama dengan BUMDA. Nantinya hasil dari desa ini akan dikelola BUMDA, sehingga kelompok tinggal memproduksinya saja," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, meski Desa Lumbung memiliki potensi yang sangat besar, dengan pendidikan yang tinggi, berdasar hasil data statistik desa ini masih tinggi tingkat kemiskinannya. Maka itu, angka ini perlu dientaskan.