Politikus Golkar yang sempat menjadi timses Prabowo di Pilpres 2014 itu menyatakan biarlah ulama itu berdiri di atas seluruh kepentingan umat. Sehingga hasil dari Ijtima Ulama itu memberikan manfaat bagi masa depan bangsa dan negara dengan mempersiapkan pemimpin yang amanah, jujur, tidak berkhianat,
"Bukan malah memilih pemimpin yang pandai berbicara tapi tak bisa mengimplementasikan seluruh gagasan-gagasannya kepada kepentingan bangsa dan negara," cetusnya.
Tak lupa, Ngabalin pun mengingatkan kalau Indonesia ini terdiri dari beragam suku, etnis, dan agama. Oleh sebab itu, sebagai kelompok mayoritas, Umat Islam harus mampu memberikan suasana yang teduh, bukan malah sebaliknya.
"Orang Islam harus bisa memberikan suasana yang teduh suasan yang cinta damai terhadap semua kebersamaan dalam rangka kepentingan bangsa dan negara lain dari itu tidak ada," tukasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.