nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Tewas Gempa Lombok Bertambah Jadi 10 Orang

Fahreza Rizky, Jurnalis · Minggu 29 Juli 2018 10:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 29 340 1928851 korban-tewas-gempa-lombok-bertambah-jadi-10-orang-oY1lqU4KmF.jpeg Gempa Lombok merusak bangunan (Foto: Ist)

JAKARTA - Gempa dengan kekuatan 6,4 SR mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa pada Minggu (29/7/2018) pukul 05.47 WIB telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fisik. Gempa susulan juga masih terus berlangsung. Hingga pukul 09.20 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 66 kali gempa susulan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, gempa susulan kekuatannya lebih kecil dan tidak berpotensi tsunami. Ini adalah hal yang alamiah di mana setelah terjadi gempa besar, akan diikuti oleh gempa-gempa susulan yang lebih kecil dalam rangka mencari keseimbangan sistem lempeng atau sesar yang ada.

 Gempa Lombok

Dampak gempa juga terus bertambah, petugas BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI, Tagana, relawan terus melakukan penanganan darurat. Hingga Minggu (29/7/2018) pukul 09.45 WIB tercatat dampak gempa menyebabkan 10 orang meninggal dunia, 40 orang luka dan puluhan rumah rusak.

Diperkirakan dampak gempa akan bertambah mengingat pendataan masih berlangsung dan belum semua lokasi terdata. Data sementara dari BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat tercata; di Kabupaten Lombok Timur terdapat 8 orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, 10 orang luka ringan dan puluhan rumah rusak. Dari 8 korban meninggal terdapat satu orang warga negara Malaysia.

Identitas korban meninggal dunia:

1. Isma Wida (30) warga negara Malaysia,

2. Ina Marah (60),

3. Ina Rumenah (58).

Lima orang meninggal dunia lainna masih dalam pendataan identitas oleh petugas. Sedangkan di Kabupaten Lombok Utara terdapat 2 orang meninggal dunia, dan 13 orang luka-luka dirawat di Puskesmas Senaru, dan 7 orang di Puskesmas Bayan.

"Berdasarkan laporan juga terdapat longsor cukup besar dari Gunung Rinjani. Material longsoran mengarah ke utara pascagempa 6,4 SR. Saat ini, jalur pendakian ke Gunung Rinjani ditutup sementara aparat masih melakukan pemantauan terhadap dampak longsor yang ada.

Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB dan BPBD Kabupaten/Kota terdampak gempa. Tim Reaksi Cepat BNPB telah menuju ke lokasi bencana untuk memberikan pendampingan BPBD. Update dampak gempa dan penanganan darurat akan terus disampaikan.

Gempa Lombok

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini