
Sabrar mengatakan, organisasi relawan yang berangkat ke Lombok untuk membantu dan meringankan beban korban gempa bumi, di antaranya Pramuka Peduli, Mapala Universitas Indonesia, Forum Santri Indonesia, Moestopo UPPM, FDI, Baksos Kementerian Pertanian, dan ACT.
Lebih lanjut Kapuspen TNI mengatakan, setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 7.0 SR yang mengguncang wilayah Lombok, pada Minggu 5 Agustus 2018 sekitar pukul 18.46 WITA, TNI telah mendirikan Posko Bantuan Bencana Alam di Gedung Suma 3, VIP Room Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
(Baca Juga : Basarnas Menduga Masih Ada Korban Gempa Lombok yang Tertimbun Reruntuhan Masjid)
“Untuk penyaluran bantuan bagi korban gempa, bisa diakses melalui pesawat telpon 08126790682, 081231611998, 08187264089 dan 021-8011126,” katanya.