Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PP Muhammadiyah Pilih di Tengah, Tak Condong ke Jokowi atau Prabowo

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 11 Agustus 2018 |03:54 WIB
PP Muhammadiyah Pilih di Tengah, Tak Condong ke Jokowi atau Prabowo
Prabowo dan Jokowi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ikut memberikan reaksi terkait keputusan Joko Widodo (Jokowi) yang menggandeng KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menuturkan, pihaknya menghormati keputusan Jokowi yang menggandeng Ketua MUI ini. Hal tersebut dikarenakan proses yang dilakukan keduanya terkait dengan konstitusi.

“Tentu ini sebuah proses sesuai konstitusi, karena itu Muhammadiyah sebagai bagian dari bangsa Indonesia apresiasi proses-proses yang sedang berjalan ini sudah berjalan sebagaimana mestinya,” kata Abdul di Jakarta, Jumay 10 Agustus 2018.

 Prabowo dan Sandiaga

Sikap PP Muhammadiyah, sambung Abdul, tak akan memberikan tekanan dan sangat memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihannya. Meskipun Ma’ruf Amin berlatar belakang sebagai ulama.

“Ini kan organisasi secara politik tidak terlibat dalam politik praktis,” ujarnya

“Sehingga karenanya, maka Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk menentukan pilihan sebagaimana mereka sudah terlibat dalam proses politik lainnya,” imbuhnya.

 Jokowi-Ma'ruf Amin

Meski begitu, proses demokrasi harus tetap berjalan dengan khittah dan kepribadian Muhammadiyah.

“Di dalam menentukan pilihannya senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa. Kemudian, melihat kualitas dan program sifatnya promodial sektarian dan sifat emosianalnya,” pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement