Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PKS Klaim Perjuangkan Hasil Ijtima Ulama hingga Detik Akhir Pemilihan Cawapres Prabowo

Fahreza Rizky , Jurnalis-Sabtu, 11 Agustus 2018 |12:53 WIB
PKS Klaim Perjuangkan Hasil Ijtima Ulama hingga Detik Akhir Pemilihan Cawapres Prabowo
(Foto: Fahreza/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim sudah memperjuangkan hasil ijtima ulama hingga detik akhir, sebelum akhirnya Sandiaga Uno dipilih Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya pada Pilpres 2019.

Ijtima ulama sendiri merekomendasikan nama Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Salim Segaf Al-Jufry untuk menjadi cawapres Prabowo. Namun, akhirnya eks Danjen Kopassus itu memilih Sandiaga untuk bertarung melawan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"‎PKS di detik-detik terakhir masih memperjuangkan ijtima ulama. Itu kita masih memperjuangkan sampai detik akhir," kata Juru Bicara PKS Muhammad Kholid dalam diskusi MNC Trijaya bertemakan 'Melodramatis Capres-cawapres' di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

AHY Antar Prabowo-Sandiaga Daftar ke KPU

Kholid menganggap figur Sandiaga dapat diterima umat Islam. Hal itu dapat dilihat ketika perhelatan Pilgub DKI Jakarta lalu. Karenanya, Kholid yakin Sandiaga dapat mendukung suara serupa di tahap nasional.

"Sosok Sandi bagi PKS tidak resisten. Ini masih bisa dikomunikasikan dengan umat," tukasnya.

Selain itu, Kholid berujar Prabowo-Sandiaga dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat yang dihadapi saat ini. "Prabowo-Sandi ini relevan dengan masalah yang dihadapi saat ini, masalah keamanan dan ekonomi," pungkas Kholid..

(Qur'anul Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement