JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan mengumumkan nama ketua tim pemenangannya di Pilpres 2019 setelah pulang dari kunjungan kerja untuk meninjau korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Presiden segera memutuskan setelah kembali dari Lombok, karena hari ini Presiden berangkat ke Lombok," ujar Politisi PDI Perjuangan Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/8/2018).
Saat ini tim pemenangan capres Jokowi dan cawapres Ma'ruf Amin yang terdiri dari 11 direktorat telah dibentuk. Tim pemenangan itu mulai dari wakil ketua hingga pengisi masing-masing direktorat.
Namun, untuk posisi ketuanya masih belum diputuskan setelah Jusuf Kalla (JK) menolak karenanya jabatannya sebagai Wakil Presiden yang masih aktif dan keterbatasan waktu.
Sementara itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menambahkan bahwa pemilihan ketua pemenangan memerlukan waktu dan kesiapan untuk memastikan orang yang tepat dalam memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Mau parpol atau non parpol, begitu kita semua masuk menjadi tim pemenangan Pak Jokowi, tidak usah dilihat parpol non parpol, pribadi. Jadi yang bisa kerja keras, inovatif," ucapnya.
Sebelumnya, Jokowi telah menunjuk lima wakil ketua tim pemenangan setelah melakukan rapat koordinasi tim pemenangan di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.
Adapun rapat tersebut memutuskan, Wakil Ketua Tim Pemenangan diisi oleh Sekjen Golkar Lodwijk F Paulus, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Nasdem Johnny G Plate, dan Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar.
Sedangkan Sekretaris Tim Kampanye dijabat oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dengan tiga wakilnya dari Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni.
(Khafid Mardiyansyah)