nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pratu Freddy yang Gugur Ditembak KKB Papua Dimakamkan di Tanah Kelahirannya

Bramantyo, Jurnalis · Selasa 21 Agustus 2018 13:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 21 512 1939437 pratu-freddy-yang-gugur-ditembak-kkb-papua-dimakamkan-di-tanah-kelahirannya-qintv67ymw.jpg Pemakaman jenazah Pratu Freddy. (Foto: Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR - Jenazah Pratu Freddy Adina (26), anggota TNI dari kesatuan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura, Sukoharjo yang tewas setelah baku tembak dengan anggota OPM dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, (TPM) Karanganyar.

Sebelum dimakamkan di TPM, jenazah Freddy yang tiba di Bandara Adisoemarmo pada Senin (20/8) Pukul 23.00 WIB disemayamkan terlebih dahulu di Markas Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan di Kartasura. Sebelum dibawa ke rumah duka, di Dukuh Dungsari, Dusun, Karang Bangun, Matesih, Karanganyar sebelum dimakamkan.

Pantauan Okezone, sebelum dimakamkan, prosesi penyerahan jenazah pada negara dilakukan terlebih dahulu dengan cara adat jawa.

Pantauan di lokasi pemakaman Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bhakti, Karanganyar, selain pihak keluarga hadir Kolonel Inf Vivin Alfiyanto (Asops Danjen Kopassus), Letkol Inf Edwin (Wadan Grup 2 Kopassus), perwira Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura.

Pemakaman jenazah Pratu Freddy. (Foto: Bramantyo/Okezone)

Puluhan pasukan Kopassus dengan 'baret merah' dan bersenjata lengkap terlihat bersiaga menunggu kedatangan jenazah Pratu Freddy di tangga menuju pemakaman yang sudah disiapkan sejak kemarin siang.

(Baca juga: 2 Anggota TNI Tewas Ditembak KKB saat Akan Beri Bantuan ke Anak-Anak Papua)

Dalam sambutannya, Wadan Grup 2 Kopassus, Letkol Inf Edwin menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga atas gugurnya Pratu Freddy Adina saat menjalankan tugas di Papua.

Pratu Freddy sendiri merupakan anggota TNI dari Kesatuan Grup 2 Kopassus, dengan jabatan terakhirnya Basandha 4/3/2/21.

Dengan diusung rekan sesama anggota Kopassus, jenazah tiba dan sebelum dimasukkan ke liang lahat, kedua orang tua Pratu Freddy melakukan tabur bunga.

Suasana haru begitu terasa, bahkan semua yang hadir di lokasi pemakaman tak kuasa menahan tangis menyaksikan ibunda almarhum mengantarkan putranya ke peristirahatan terakhir. Tak kuat menahan sedihnya, sang ibu akhirnya jatuh pingsan dan terpaksa digotong keluar area pemakaman.

Usai pemakaman, Giyatno, anggota keluarga almarhum menyampaikan, Pratu Freddy merupakan sosok yang baik dan menghormati orang tua. Pertemuan terakhir dengan Freddy  terjadi sebelum Lebaran tahun ini. Freddy pulang sekaligus pamitan akan berdinas ke Papua.

“Sosoknya baik, terakhir ketemu saat menjelang Lebaran lalu. Freddy pamit akan ke Papua untuk melaksanakan tugas negara. Namun empat bulan di Papua, kami menerima kabar jika Freddy gugur," pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini