“Masih kita selidiki penyebabnya,” tandas Jhunellis.
Seperti diketahui, jutaan ekor ikan di keramba jaring apung milik para petani lokal di perairan Danau Toba, Kecamatan Pangururuan, Samosir, mati mendadak.
Perisitiwa matinya jutaan ikan di perairan Danau Toba bukan pertama kali terjadi. Bahkan, kematian massal ikan di Danau Toba sudah berulang-ulang.
Tercatat pada 2004 ikan mati massal di kawasan Haranggaol karena virus herves koi. Lalu, pada Mei 2016, lebih dari 1.000 ton ikan mati, tetapi diinformasikan bukan karena penyakit. Pada awal 2017 juga terjadi kematian massal ikan di kawasan Tongging dan Silalahi.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.