Ia menambahkan kericuhan diawali saat salah satu tamu undangan terjatuh dari lokasi pesta pernikahan yang terletak di jalan setinggi tiga meter.
Sedangkan di jalan bawah terdapat pelataran rumah, yang tidak tampak karena ditutup kain sehingga salah satu tamu undangan terjatuh hingga masuk ke pelataran rumah.
"Karena dikira rata akhirnya dia terjatuh. Setelah terjatuh dia tertawa. Tapi setelah itu ternyata ada teman-temannya yang lempar botol. Akhirnya jadi ricuh," bebernya.
Saat kericuhan berlangsung, sang mempelai pria yang tampak terkejut, tiba-tiba kesurupan. Hal ini membuat suasana pesta pernikahan semakin gaduh dan ricuh.
"Karena kaget, mempelai lelakinya pingsan dan langsung kesurupan. Jadi tambah ramai. Apalagi dia pemain Bantengan, jadi dipegangi orang empat pun nggak kuat. Ini murni karena kesalahpahaman aja, bukan karena mantan," terangnya.