nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut Baik Sejarah Baru Hubungan Dua Korea, Jokowi: Gatchigab-sida. Ghamsahab-nida

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 10 September 2018 15:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 10 18 1948587 sambut-baik-sejarah-baru-hubungan-dua-korea-jokowi-gatchigab-sida-ghamsahab-nida-C4gOILbdTP.jpeg Foto: dok. Setpres.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik sejarah baru hubungan bilateral antara Korea Selatan dan Korea Utara. Dalam sambutannya di acara Forum Bisnis dan Investasi Indonesia-Korea 2018 di Seoul, presiden mengatakan bahwa dia telah menyaksikan sejumlah terobosan dalam hubungan dua Korea sejak akhir tahun lalu hingga tahun ini.

Terobosan itu terlihat pada Olimpiade Musim Dingin di Pyeong-Chang saat atlet kedua negara berkompetisi sebagai satu kontingen di bawah satu bendera. Demikian juga ketika Asian Games 2018 digelar beberapa pekan lalu, di mana dua Korea melakukan defile di bawah satu bendera.

BACA JUGA: Jokowi Akan Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Presiden Korsel Moon Jae-in

"Kami sangat senang dengan kehadiran Yang Mulia Perdana Menteri Korea Selatan dan Yang Terhormat Wakil Perdana Menteri Korea Utara di Jakarta saat upacara pembukaan. Dan kehadiran band K-Pop saat upacara penutupan merupakan catatan tersendiri," kata Jokowi dari keterangan resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Senin (10/9/2018).

Kepala Negara menuturkan kemitraan Indonesia dan Korea Selatan memberikan harapan yang nyata di tengah dunia yang sedang mengalami berbagai tantangan.

BACA JUGA: Di Depan Jokowi, Pimpinan Perusahaan Korsel Puji Pelaksanaan Asian Games 2018

Jokowi pun mengajak Korea Selatan untuk terus memaksimalkan tahapan kerja sama berikutnya.

"Gatchigab-sida. Ghamsahab-nida (Mari melangkah bersama. Terima Kasih)," tandas Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Thomas Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Dubes RI untuk Korea Selatan Umar Hadi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini