JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 13 September 2019. Saat sidak yang dipimpin Ninik Rahayu itu dikagetkan dengan temuannya, yakni sel mewah milik terdakwa kasus korupsi pengadaan e-KTP, Setya Novanto (Setnov).
Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie menilai kebebasan Setnov yang saat ini tengah menghuni Lapas Sukamiskin membuktikan bahwa hukum kalah oleh power politik. Terlebih, kata dia, bekas Ketua DPR RI itu mendapatkan fasilitas bukan pada umumnya.
"Secara hukum di tahan, secara politis dia berkeliaran ada apa? Karena hukum kita kalah sama politik," kata Jerry ketika dihubungi, Sabtu (15/9/2018).
Kata dia, kondisi yang terjadi di Lapas Sukamiskin itu seharusnya jadi pertanyaan besar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan Menteri Hukum dan HAM. Apalagi, keduanya memiliki peran dalam penanganan permasalahan yang terjadi di Sukamiskin itu.