JAKARTA - Bakal calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin mengaku bakal mengusung konsep arus ekonomi baru untuk masyarakat Indonesia, apabila terpilih menjadi wakil presiden mendampingi Joko Widodo di Pemilu 2019.
Menurutnya, arus ekonomi saat ini tidak sesuai harapan karena hanya melahirkan segelintir konglomerat yang tidak membuat dampak signifikan terhadap hajat hidup orang banyak.
Ma'ruf juga menyitir teori trickle down effect yang dikemukakan seorang ekonom bernama Albert Otto Hirschman. Teori tersebut meyakini hasil pembangunan dapat memberi efek tetesan ke bawah berupa kemakmuran. Namun, faktanya tidak demikian.

"Makanya saya harap arus ekonomi baru bisa hilangkan disparitas baik antar kaya miskin, kuat lemah, diaparitas antar daerah, dan antar produk lokal dengan global," kata Ma'ruf saat menghadiri penutupan caleg Perindo di iNews Center, Jakarta, Selasa (19/9/2018).
Lebih lanjut, Ma'ruf menjelaskan, dirinya bersama Jokowi akan menyiapkan dasar yang baik bagi perekonomian Tanah Air. Ia berharap pada 2024 mendatang Indonesia sudah menjadi negara 'tinggal landas' secara perekonomian.