Disisi lain Din menyayangkan tindakan pengeroyokan tersebut. Menurutnya fanatisme berlebihan kepada tim sehingga membuat nyawa orang melayang tidak dibenarkan dalam agama manapun. "Jangan sampai isu dikembangkan, itu seolah ada kaitan agama," ungkapnya.
Seperti diketahui sebelumnya, beredar sebuah video insiden pengeroyokan suporter Persija oleh Persib yang diedit dengan menambahkan kalimat tauhid. Padahal video yang sebelumnya beredar tidak memiliki kalimat tersebut.

(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.